Pendaftaran Mudik Gratis DKI 2026 Dibuka 22 Februari, Pemprov Siapkan 661 Bus untuk 26.500 Pemudik


Pendaftaran Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026 dibuka 22 Februari dengan skema klaster, 20 kota tujuan, serta jadwal berangkat dari Monas pada 17 Maret
( Dishub DKI Jakarta )

PANGKALPINANG, INDONESIA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan membuka pendaftaran program Mudik Gratis 2026/1447 H mulai 22 Februari 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring dan akan ditutup otomatis ketika kuota terpenuhi, dengan skema tujuan yang dibagi per klaster agar proses seleksi dan verifikasi lebih tertib.

Di tingkat kebijakan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Pemprov menyiapkan sekitar 661 bus untuk melayani sekitar 26.500 pemudik.

Pendaftaran Daring, Dokumen Wajib, dan Larangan Calo Tiket

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menyatakan pendaftaran dilakukan melalui laman resmi mudik.gratis.jakarta.go.id dan ditutup bila kuota sudah penuh. Dokumen yang diminta meliputi Kartu Keluarga (KK), KTP DKI Jakarta (diutamakan), serta STNK bagi peserta yang ikut mendaftarkan sepeda motor untuk diangkut truk.

Pemprov menempatkan program ini bukan sekadar layanan transportasi, tetapi juga instrumen pengendalian risiko. Syafrin menekankan tujuan menekan penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor demi mengurangi potensi kecelakaan pada periode arus mudik dan balik.

Dalam ketentuan pendaftaran yang dirujuk dari informasi Dishub, ada beberapa pengaman administrasi: NIK harus sesuai KTP asli, pendaftaran ganda dapat dibatalkan, dan tiket dilarang diperjualbelikan atau dipindahtangankan.

20 Kota/Kabupaten Tujuan Bus dan 6 Terminal Pengangkutan Motor

Untuk 2026, Dishub DKI menyiapkan layanan bus ke 20 kota/kabupaten lintas provinsi—mulai dari Bandar Lampung dan Palembang di Sumatra, hingga sejumlah tujuan di Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur seperti Solo, Yogyakarta, Semarang, Malang, dan Sidoarjo.

Di luar penumpang, Pemprov juga memfasilitasi pengangkutan sepeda motor menggunakan truk ke enam terminal tujuan, di antaranya Semarang, Kebumen, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Sidoarjo agar peserta tetap bisa memakai kendaraan di kampung halaman tanpa harus mengendarainya dari Jakarta.

Jadwal Keberangkatan dan Arus Balik: Monas–Pulogadung–Pulo Gebang

Dishub menetapkan jadwal kunci sebagai berikut:

  • Pengiriman sepeda motor (arus mudik): 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung; penyerahan motor paling lambat 15 Maret 2026 pukul 17.00 WIB.
  • Keberangkatan penumpang (arus mudik): 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas).
  • Pengiriman sepeda motor (arus balik): 25 Maret 2026 dari terminal tujuan menuju Terminal Pulogadung.
  • Keberangkatan penumpang (arus balik): 26 Maret 2026 dari terminal tujuan menuju Terminal Terpadu Pulo Gebang.

Rangkaian jadwal ini menegaskan pola operasi dua-arah: motor dipisahkan lebih awal untuk menata logistik, sementara penumpang berangkat pada hari berikutnya dari titik yang lazim menjadi pusat pelepasan mudik Pemprov.

Skema Klaster dan Verifikasi Berlapis

Agar pendaftaran tidak menumpuk di satu waktu, pendaftaran dibagi per klaster tujuan:

  • Klaster 1 (22–24 Februari 2026): antara lain Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, Cilacap.
  • Klaster 2 (25–27 Februari 2026): antara lain Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, Pekalongan.
  • Klaster 3 (28 Februari–2 Maret 2026): antara lain Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, Sidoarjo.

Setelah pendaftaran daring, calon peserta diminta menjalani verifikasi dengan membawa fotokopi dokumen ke lokasi verifikasi yang disediakan; bila tidak hadir sesuai jadwal, peserta dapat dianggap mengundurkan diri dan kuotanya dialihkan.

Di ujung proses, Syafrin juga mengingatkan calon peserta untuk memperhatikan jadwal dan klaster kota tujuan serta memastikan data keluarga benar agar verifikasi tidak tersendat.

============

Tag : #MudikGratisDKI2026, #PendaftaranMudikGratis, #DishubDKIJakarta, #JadwalMudikLebaran2026, #BusMudikGratisPemprovDKI

============

Content Writer
Raynold Anthonio Sebastian

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال